SoC delapan inti sejatinya sudah mulai banyak di pasaran. Sejumlah produsen chipset seperti Qualcomm, MediaTek, dan Samsung sudah punya SoC delapan inti. Dari yang berkinerja sedang hingga powerful. LG sebagai pemain baru di industri ini nampaknya memulai persaingan dari tahap bawah hingga menengah. Performa chip NUCLUN alias Odin miliknya diyakini sejumlah pihak belum bisa menyaingi chip Snapdragon 810 octa-core milik Qualcomm. Namun berdasarkan bocoran yang sebelumnya beredar, LG G3 Screen dengan chipset NUCLUN octa-core mencatat skor yang dekat dengan Samsung Galaxy S4 (dengan Exynos 5 Octa 5410) di AnTuTu.
Dilansir media berbahasa Vietnam Kenhcongnghe.vn, ponsel LG G3 Screen alias 'Liger' F490 mencatatkan skor 25.460 poin di layanan benchmarking AnTuTu. Sementara sebagai pembanding, hasil benchmark Samsung Galaxy S4 yang pernah kami review pada Mei 2013 mencatatkan angka 27.931 poin. Chipset Exynos 5 Octa 5410 pada Galaxy S4 memang sama-sama menggunakan empat Cortex-A15 dan empat Cortex-A7, namun empat Cortex-A15-nya punya clock speed lebih tinggi dibanding yang ada di LG NUCLUN. Empat Cortex-A15 pada Exynos 5410 membawa clock 1,6GHz, sedangkan empat Cortex-A15 pada NUCLUN lebih rendah yakni 1,5GHz.
Selain prosesor, performa sebuah perangkat ponsel juga dipengaruhi beberapa hal lainnya, seperti kemampuan memori RAM, memori penyimpanan internal, dan komponen lainnya. Jadi meski prosesor merupakan 'otak'-nya perangkat, ada pula bagian lain yang menunjang kinerjanya, sehingga tidak serta-merta bisa diambil kesimpulan secara dini. Perlu pengujian mendalam untuk mengorek kemampuan sesungguhnya. Namun hasil temuan ini mungkin bisa sedikit menjawab penasaran akan seperti apa performa LG G3 Screen dengan chip NUCLUN nantinya. Sebagai pemain baru, LG berharap inovasinya ini akan menciptakan produk-produk baru yang semakin bersaing.
SUMBER : Kenhcongnghe.vn DAN TEKNOUP


0 comments:
Post a Comment