Melanjutkan kesuksesan Vibe X, Lenovo langsung melansir Vibe Z untuk memperkuat lini smartphone flagship-nya. Berbeda dengan Vibe X yang lebih bersifat camera-centric, Vibe Z tampil lebih disempurnakan dengan durabilitas lebih tinggi.
Design
Berdimensi 149 x 77 x 8 mm dengan bobot berat 146 gram, Vibe Z termasuk ponsel yang tipis dan ringan. Sepintas, smartphone ini mirip dengan flagship sebelumnya yakni K900, hanya saja material yang digunakan bukan metal, melainkan plastik dengan kualitas tinggi dengan ujung yang membulat. Dengan desain yang sedemikian rupa, membuat Vibe Z lebih nyaman digenggam sekalipun layarnya cukup besar yakni 5,5 inci.
Untuk sekeliling body, pada bagian sebelah kanan terdapat slot untuk kartu micro SIM, sedangkan pada bagian atasnya terdapat port untuk audio jack 3,5 mm, dan port micro USB di bagian bawah. Tombol-tombol fisik untuk power dan pengaturan volume mengapit sempurna di sisi kanan atas dan kiri tanpa adanya efek tonjolan yang mengganggu penampilan.
Display
Layar besar tentunya membutuhkan resolusi dan kerapatan piksel yang lebih besar pula untuk menampilkan gambar yang cemerlang. Hal ini rupanya dianut Vibe Z dengan layar IPS-nya yang beresolusi 1920 x 1080 piksel bersama kerapatan pikselnya yang mencapai 400 ppi. Dengan begitu, gambar yang dihasilkan sangat detil dan kaya warna.
Bisa dibilang, smartphone ini menjadi perangkat yang mengasyikan untuk bermain game atau memutar video karena ketajaman gambarnya yang memuaskan. Sebagai perlindungan ekstra untuk penggunaan yang beresiko mengakibatkan goresan yang tidak diinginkan, teknologi Gorilla Glass 3 turut dilibatkan untuk meningkatkan performa layar.
Performance
Sepanjang perjalanannya di pasar smartphone, Lenovo merupakan vendor yang dikenal tidak bergantung pada chipset tertentu untuk menghadirkan smartphone terbaik. Jika K900 dibenamkan prosesor Intel Mobile, pada Vibe Z chipset yang digunakan adalah prosesor quad-core 2,2 GHz Qualcomm Snapdragon 800 yang merupakan standar baru bagi smartphone flagship yang beredar di pasaran.
Kehadiran chipset terkini yang dipadukan dengan GPU Adreno 330 dan 2 GB RAM, tampaknya membuat Vibe Z bukanlah handset yang perlu dikhawatirkan dalam hal performa. Semua aktivitas mobile yang membutuhkan tenaga ekstra, seperti game-game full HD dan multitasking, begitu mulus dijalankan. Sebagai contoh, game Asphalt 8 yang bergrafis tingkat tinggi dengan mudahnya ditampilkan tanpa ‘patah-patah’.
Hanya saja, dengan memori internalnya yang cuma 16 GB tanpa adanya slot untuk memori ekstra, tentu harus membuat penggunanya bijaksana dalam penggunaan memori, terkecuali memang kadung familiar dengan penyimpanan cloud.
Untuk memperkuat klaim atas performa Vibe Z, berikut ini kami tampilkan screen shot benchmarking yang dilakukan JerukNipis dari beberapa platform:
AnTuTu
MultiTouch
Quadrant
Nenamark
Software
Mengusung platform Android 4.3 Jelly Bean, Vibe Z memiliki keunikan pada sector antar mukanya yang tidak memiliki app drawer. Dengan begitu, tidak akan tampak layar kedua yang biasanya menjadi tempat berkumpulnya ikon aplikasi di smartphone Android pada umumnya. Sebaliknya pengguna hanya dijejali ikon-ikon aplikasi pada homescreen. Yang menguntungkan, pengguna bisa langsung lebih cepat mengakses menu atau aplikasi yang diinginkan tanpa harus membuka 'laci' pada layar kedua setelah homescreen.
Camera
Seolah mengekor kesuksesan Vibe X yang dikenal sebagai smartphone terbaik untuk foto selfie, Vibe Z juga memperkuat sector fotografi dengan kamera depannya yang beresolusi 5 MP dan memiliki cakupan gambar yang lebih luas (wide angle) sehingga cukup mumpuni bagi mereka yang gemar selfie. Lalu, pada kamera belakangnya yang beresolusi 13 MP, Vibe Z berhasil membuktikan diri sebagai smartphone yang tidak boleh diremehkan untuk urusan motret-memotret.
Dari hasil pengujian JerukNipis, tangkapan gambar yang dihasilkan kamera ini tidak mengecewakan dan terbilang sangat memuaskan. Baik dalam kondisi terang maupun kekurangan cahaya, fitur sensor back-illuminated sensor (BSI) mampu mengolah tangkapan gambar yang baik.Tidak hanya BSI, fitur kamera pada Vibe Z juga tergolong lengkap, di mana terdapat pengaturan yang bias disesuaikan dengan kebutuhan seperti Basic, Advance, dan Other. Jadi, jika kamu memang tergolong kurang begitu paham dengan fotografi, cukup pilih mode Basic saja, sudah bisa melakukan pemotretan dengan hasil yang sesuai keinginan.
Battery
Di atas kertas, dengan kapasitas baterai yang mencapai 3000 mAh, Vibe Z bisa bertahan hingga 33 jam untuk menelpon dan siaga hingga 600 jam lebih. Tapi dalam penggunaan yang dilakukan JerukNipis, untuk penggunaan normal, di mana browsing, bermain game, memutar video dan music untuk sesekali, baterai bisa bertahan selama 12 jam lebih. Sementara untuk memutar video secara intens dan tanpa jeda, smartphone ini bertahan hingga 5 jam lebih. Setidaknya, kamu bisa menonton dua film The Lord of the Ring dalam genggaman.
Conclusion
Sebagai vendor smartphone yang cukup agresif menginvasi pasar, Lenovo sudah sangat tepat menampilkan Vibe Z sebagai smartphone flagship-nya. Tidak hanya desainnya yang indah namun terlihat gagah, smartphone ini juga memiliki kekuatan pada dapur pacunya yang spektakuler dan kekinian.
Dalam hal daya tahan baterai, Lenovo lagi-lagi berhasil membuktikan diri sebagai vendor yang mampu menciptakan smartphone dengan daya tahan baterai lebih baik lewat Vibe Z. Bisa dibilang, Vibe Z adalah paket sempurna dari kecerdasan, keindahan, dan kekuatan. Jika sudah begini, siapa yang sanggup menolak pesonanya?
SUMBER : JERUKNIPIS.COM
(1).jpg)

0 comments:
Post a Comment